Selasa, 05 Maret 2013

SUPLAI TUBUH


Watchman Nee

Pembacaan Alkitab:
Efesus 3:3-6
Efesus 2:15
Kolose 3:10-11
1 Korintus 12:12-21
Roma 12:3-6

KEBUTUHAN SUPLAI TUBUH

Setiap orang Kristen harus tahu, dirinya hanyalah suatu anggota, jika tidak ada anggota yang lain, dia tidak akan bisa hidup. Di dalam tubuh, setiap anggota bersatu dengan anggota lainnya, baru berhasil menjadi suatu tubuh; masing-masing anggota di dalam tubuh saling berkaitan, tidak bisa dipisahkan. Di antara anggota dengan anggota, harus saling menyuplai, saling berhubungan, baru dapat tetap hidup. Oleh sebab itu, seorang Kristen jika menjalani hidup yang sendirian, cepat atau lambat dia akan lemah, cepat atau lambat akan kering. Kalau saya adalah telinga, saya tidak bisa melihat, saya tidak bisa berharap diri saya dapat melihat. Seluruh tubuh bergantung kepada mata untuk melihat, berapapun berdoa juga tidak bisa membuat anggota yang lainnya melihat. Dengan begitu, jika saya adalah telinga, dan saya ingin melihat, apa yang harus saya lakukan? Pergi mencari mata. Pergi mencari saudara saudari yang dapat melihat, mohon pentunjuk mereka. Jika kita ingin maju dalam mengikut Tuhan, kita harus mengenal suplai yang Dia berikan kepada kita di dalam tubuh, kita harus mempergunakan suplai itu. Melalui ini antara anggota tubuh saling bergantung, dan seluruh tubuh akan dibangun.
Saat saya berrada di Asia tengara, suatu kali saya bercakap-cakap dengan saudara saudari di sana, ada seorang bertanya pada saya, “Kenapa hidupku akhir-akhir ini tidak seperti dulu? Aku tidak melakukan dosa yang khusus, juga tidak ada masalah dalam ketaatan, lebih lagi tidak menarik kembali persembahan, atau mengambil kembali uang yang akan dipersembahkan dan tidak jadi mempersembahkannya. Keadaan rohaniku di luar tampak tidak ada perubahan, kenapa hidupku tidak seperti dulu, sepertinya sukacita yang dulu sudah hilang, dorongan yang dulu juga sudah tidak ada?” Saya menjawabnya, “Ini di sebabkan engkau melewati kehidupan secara individu terlalu banyak, sudah terlalu lama, engkau perlu masuk ke kehidupan tubuh.” Suatu anggota ingin memiliki kehidupan yang normal, pasti membutuhkan adanya suplai dari anggota lainnya. Seeorang yang tidak hidup di dalam tubuh Kristus, otomatis dia tidak menerima suplai dari tubuh. Tidak ada satu anggotapun dapat berkata, dia tidak membutuhkan anggota lainnya; tidak satu anggotapun dapat lepas dari anggota lainnya, dan hidup sendirian.
Roma 12:3 berkata, Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan. Jangan melihat diri sendiri terlalu tinggi, mengira semua orang lain tidak sepertimu, memandang rendah, dan menolak anggota yang lain. Petrus mengira semua anggota yang lain dapat jatuh, namun dia tidak; tetapi begitu persoalan datang, dia sama jatuhnya dengan orang lain. Barang siapa melihat diri sendiri terlalu tinggi, dan memandang rendah anggota yang lain, cepat atau lambat pasti akan timbul masalah. Karena setiap orang adalah anggota di dalam tubuh Kristus, juga hanyalah suatu anggota di dalam tubuh Kristus. Karena itu setiap anggota tidak bisa kekurangan anggota lainnya, terlebih lagi tidak bisa memandang rendah anggota lainnya.

DUKUNGAN DOA TUBUH

Banyak dari kita memiliki pengalaman seperti ini, saat anda seorang diri merasa kering, seperti menabrak tembok, anda membutuhkan saudara saudari berdoa bagi anda, dan keadaan seperti itu baru dapat berlalu. Suatu kali saya sakit selama 176 hari. Setiap hari saya berdoa untuk penyakit ini, namun tetap saja tidak kelihatan hasilnya. Sampai kekuatan saya habis terpakai, baru memohon seorang saudara yang dari dulu saya pandang rendah untuk berdoa bagi saya. Ajaibnya, tak lama kemudian, saya mendapatkan bantuhan dari doanya, penyakit itu berangsur-angsur sembuh. Saudara Heside adalah seorang pendoa terkenal, saat dia memberitahkan Injil ke China, sering kali memanggil seorang saudara yang masih muda untuk datang berdoa bersama. Heside merasa, meskipun dia datang dan tidak bicara apa pun, hanya duduk di dalam ruangan, ini sudah baik, juga sudah membantuhnya. Saudara saudari, mohon anda ingat, ini adalah suplai tubuh. Penyuplaian tubuh Kristus adalah hal yang nyata. Banyak hal, anda seorang diri berusaha lagi, mencurahkan tenaga lagi, tetap tidak bisa terlewati, tetapi begitu anda meletakan hal itu di dalam tubuh, ajaibnya, masalah itu dapat berlalu. Ini adalah suplai tubuh Kristus.
Setelah tahun 1930, di banyak tempat di China, sering terjadi hal pencurahan Roh Kudus di dalam jemaat, lebih-lebih di berbagai tempat di Shan Dong. Saat itu saya sudah diselamatkan selama 10 tahun, juga rindu dicurahi Roh Kudus, namun tidak bisa menerima. Kemudian saya pergi ke Yan Tai, memohon saudara saudari di sana berdoa untuk saya, tak lama kemudian saya sudah menerima. Di Inggris ada seorang saudara, dia mengetahui pengetahuan akan kemenangan Kristus, namun tetap tidak bisa menang terhadap beberapa dosa yang khusus. Kemudian saya dengan beberapa orang percaya berdoa baginya, tak lama, dia sudah menang. Saya bisa menunjukan puluhan contoh seperti ini. Ini semua adalah kegunaan dukungan doa tubuh, yaitu doa tubuh, menyuplaikan hayat kepada anggota yang membutuhkan. Allah melalui banyak anggota menyuplaikan hayat kepada suatu anggota. Umpamanya, jari harus mendapatkan suplai darah, harus melalui bahu, lengan dan lain-lain. Kita anggota-anggota dari tubuh juga melalui anggota lainnya, menerima suplai. Oleh sebab itu, adalah bodoh berpisah dengan anggota lainnya.

HIDUP DI DALAM TUBUH KRISTUS

Apakah mata, telinga, tangan, kaki? Ini semua adalah Kristus sendiri. Kepala adalah Kristus, tubuh juga adalah Kristus. Setiap anggota adalah satu bagian dari hayat Kristus. Jika saya menolak bantuan sesama anggota di dalam tubuh, sama halnya dengan saya menolak bantuan Kristus. Jika saya tidak bersedia mengakui saya membutuhkan mereka, sama halnya saya tidak bersedia mengakui saya membutuhkan Kristus. Seperti saya tidak dapat berdiri sendiri terhadap kepala, kita juga tidak bisa berdiri sendiri terhadap tubuh. Individualisme adalah kejahatan di mata Allah. Apa yang saya tidak tahu, anggota lain di dalam tubuh tahu; apa yang tidak bisa saya lihat, anggota lain di dalam tubuh bisa melihat; apa yang tidak bisa saya lakukan, anggota lain di dalam tubuh bisa melakukan. Karena itu kita harus membiarkan anggota lain di dalam tubuh menyuplai kebutuhan kita. Kita harus selalu mempergunakan hubungan tubuh, karena tubuh adalah hayat kita.
Di dalam perjanjian lama, hukuman paling serius yang ditimpahkan pada orang Israel adalah pemutusan hubungan. Mereka dibuang dari tengga-tengga bangsanya. Ini adalah persoalan paling serius, jika maksud Allah mengendaki kita menjalani hidup yang individu, kita berpisah dengan orang lain, masih bisa maju dengan baik; namun karena Dia membuat kita menjadi anggota tubuh, kita tidak mungkin meninggalkan orang lain dan tetap maju.
Kita harus belajar melihat, realitas penyuplaian tubuh Kristus, belajar hidup di dalam tubuh, belajar menerima suplai di dalam tubuh. Di saat perjanjian lama, kaki dian di dalam kemah pertemuan atau bait suci diletakan dalam ruang kudus; oleh sebab itu, jika orang ingin melihat terang, harus masuk ke ruang kudus. Di saat perjanjian baru, gereja adalah ruang kudus, karenanya, orang ingin melihat terang Allah, harus masuk ke dalam gereja. Di dalam persekutuan gereja, ditengga-tengga saudara saudari, terang Allah sering bersinar sangat terang. Hari ini ruang kudus Allah adalah gereja, Allah tinggal di tengga gereja, maka terang Allah juga ada di tengga gereja. Hanya dengan datang ke dalam gereja, orang baru bisa melihat terang. Hari ini, segalanya dari Kristus diletakan di dalam tubuhNya. Barangsiapa yang berkata dia hanya mau menjadi orang Kristen yang individu, adalah orang bodoh; setiap orang Kristen individu cepat atau lambat akan menjadi kering. Namun, tidak peduli bagaimanapun keadaan kita, asalkan kita hidup di dalam tubuh, akan bisa menerima suplai dari tubuh. Setiap kita sebagai anggota, harus belajar menghargai suplai dari tubuh, menghargai setiap anggota; kita semua harus belajar hudup di dalam tubuh, yaitu hidup di dalam penyuplaian tubuh.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar