Senin, 02 September 2013

90 Yuan Dibalas 5,000,000 Yuan



Sepuluh tahun yang lalu, aku ke kota ini untuk urusan bisnis. Selesai urusan bisnis, aku pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli hadiah bagi rekan sekantorku. Bisanya, saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, aku suka membawa uang logam, karena terkadang di dekat pusat perbelanjaan ada orang yang meminta-minta. Jika memberi mereka satu atau dua buah uang logam, hatiku akan merasa sedikit gembira. Hari ini juga begitu, dalam saku bajuku juga ada beberapa uang logam, karena itu aku membagikan beberapa puluh uang logam kepada segerombol pengemis kecil.

Di saat itu, aku melihat seorang anak laki-laki mengangkat tinggi selembar papan sambil melihatku. Tidak diragukan lagi, dia sedang ingin menarik perhatianku. Aku berjalan ke arahnya, terlihat dia berusia 13 atau 14 tahun. Pakaiannya sudah usang, namun sangat bersih. Rambutnya juga disisir rapi. Dia tidak seperti orang lain yang memegang kaleng untuk meminta-minta. Papannya di satu sisi bergambar seorang anak lelaki yang sedang menyemir sepatu, di sisi lainnya bertuliskan: "Aku ingin sebuah kotak semir sepatu."

Saat itu aku sedang melakukan infestasi bisnis, pokoknya masih ada waktu, aku lalu bertanya pada anak laki-laki itu, butuh uang berapa. Dia berkata 125 Yuan.

Aku mengangguk-anggukan kepala dan berkata kotak semir sepatu yang dia inginkan terlalu mahal. Anak laki-laki itu berkata tidak mahal, dan berkata dia sudah ke pasar grosir 4 kali dan sudah melhiat semuanya. Untuk membeli kotak, bangku kecil, minyak pembersih, sikat bulu yang lembut, dan beberapa macam semir sepatu, jika tidak ada 125 Yuan, maka keinginannya tidak akan tecapai. Anak laki-laki itu berbicara dengan sangat teratur.

Aku bertanya, sekarang di tangannya ada uang berapa. Anak itu tanpa berpikir berkata sudah ada 35 Yuan, masih kurang 90 Yuan. Aku dengan sungguh-sungguh melihat anak ini, untuk memastikan dia bukan penipu, lalu mengeluarkan dompet, dan mengambil 90 Yuan. Aku berkata: "Uang 90 Yuan ini aku berikan padamu, anggaplah sebagai infestasiku. Tapi ada satu syarat, mulai sejak saat kamu menerima uang ini, kita menjadi rekan kerja. Aku 5 hari berada di kota ini, dalam 5 hari kamu harus membayar lunas 90 Yuan kepadaku, dan aku juga menginginkan bunga 1 Yuan. Jika kamu setuju syarat ini, 90 Yuan ini aku berikan kepadamu."

Anak itu memandangku dengan bersemangat, dan setuju. Anak itu memberitahuku, dia kelas 6, setiap minggu dia hanya pergi ke sekolah 3 hari, beberapa hari lainnya dia mengembalakan sapi, kambing, dan membantu ibunya bercocok tanam, tapi nilainya tidak pernah turun dari peringkat 3 besar, karena itu dia yang terbaik. Aku bertanya, kenapa dia ingin membeli kotak semir sepatu. Dia berkata: "Karena keluargaku sangat miskin, aku ingin bekerja saat liburan musim panas, untuk membayar sekolah."

Aku dengan pandangan mata kagum melihat anak laki-laki ini, kemudian menemaninnya ke pasar grosir untuk membeli kotak dan peralatan yang lainnya untuk menyemir sepatu. Anak itu memikul kotak, siap untuk menggelar stan di depan gerbang pusat perbelanjaan. Aku mengoyang-goyang kepala berkata: "Sebagai rekan kerjamu, agar modalku bisa kembali, aku punya kewajiban mengingatkannmu untuk memilih tempat berdagang yang sesuai."

Di bagian dalam pusat perbelanjaan ada mesin penyemir sepatu gratis, banyak orang sudah tahu. Anak itu sungguh-sungguh berpikr dan bertanya: "Jika memilih di depan hotel di seberang sana bagaimana? Aku pikir di sini adalah kota pariwisata, setiap hari banyak orang masuk menginap di hotel itu, mereka lelah di perjalanan, hari ke 2 saat mereka keluar, pasti butuh untuk menbersikan sepatu" Memikirkan hal ini, aku lantas setuju dengannya.

Karena itu, anak itu berhenti di dekat pintu gerbang hotel. Dia menaruh kotak semir sepatunya sedikit jauh dari pintu gerbang hotel. Dia melihat ke kanan dan kiri tidak ada orang, kemudian berkata padaku: "Mengapa tidak sekarang saja membiarkan saya melunsi bunga anda yang 1 Yuan? Anda juga harus tahu kemampuan kerjaku."

Aku tersenyum, anak ini sungguh cerdik, dia ingin memyemir sepatuku, dan dengan pembayaran menyemir sepatu dia menurunkan bungaku yang 1  Yuan, aku mengagumi kecerdikannya, lalu duduk di atas bangku kecilnya. Aku berkata: "Jika kamu menyemirnya tidak baik, itu membuktikan kalau kamu berbohong, sedang aku telah memberikan infestasiku pada orang yang tidak jujur, dan membuktikan infestasiku gagal."

Anak itu mengelengkan kepala dengan keras, dan berkata dialah yang terbaik. Di rumah dia sudah berlatih menyemir sepatu selama 1 bulan. Perlu diketahui, di desa tidak banyak orang yang mempunyai sepatu kulit yang baik. Dia pergi dari satu rumah ke rumah lainnya, meminta mereka mengeluarkan sepatu kulitnya, kemudian menyemirnya dengan hati-hati sampai mengkilat.

Beberapa menit kemudian, aku melihat sepatu kulitku mengkilat bersinar. Aku merasa puas sambil mengangguk-anggukan kepala. Aku mengambil bulpoin merah dari dalam saku, menulis 2 huruf di pipi kiri dan kanannya : "Terbaik"  Kata "Terbaik"  dalam bahasa Mandarin hanya terdiri dari 2 huruf .– 

Anak itu sangat senang. Tepat di saat itu, sebuah mini bus yang memuat wisatawan datang, dia segera memikul kotak semir sepatunya dan berlari menghampiri, sambil menunjuk ke wajahnya berkata kepada wisatawan yang berturut-turut turun dari mini bus : "Ini adalah penghargaan dari pelanggan saya, apakah anda ingin mencoba? Saya akan mengubah sepatu andah menjadi kaca." Dengan begitu, anak itu menjadi sibuk menyemir sepatu.

Hari ke dua, aku datang ke hotel itu, terlihat anak laki-laki itu pagi-pagi sekali sudah mengelar stannya, dengan bersemangat dia memberi tahuku, kemari dia untung 50 Yuan, disimpan untukku 18 Yuan, untuk makan 3 Yuan, jadi keuntungan bersihnya 29 Yuan. Aku menepuk-nepuk kepalahnya, memuji yang dia lakukan sangat baik. Dia berkata, kemarin malam tidak tidur di terowongan, tapi di tempat penginapan umum, namun tidak membayar uang sewa tempat tidur sebesar 5 Yuan.

Aku ragu, bagaimana bisa tidak membayar uang sewa tempat tidur? Anak itu tersenyum dengan bangga, "saya membantu pemilik penginapan dan isterinya menyemir hampir 10 pasang sepatu, malam ini saya masih bisa menginap di sana tanpa membayar."

5 hari berlalu dengan cepat, aku sudah harus meninggalkan kota ini. Dalam 5 hari ini, anak itu setiap hari membayar aku 18 Yuan, sampai genap 90 Yuan. Anak laki-laki itu tahu aku adalah menejer dari sebuah perusahaan infestasi di Bei Jing, dia berkata, tunggu sampai lulus perguruan tinggi, dia akan pergi ke Bei Jing untuk mencariku. Dia mengulurkan tangan kecilnya yang hitam, aku juga mengulurkan tanganku, dua tangan dengan erat saling berjabatan.

♥♥♥♥♥

Waktu sangat singkat, akhirnya 10 tahun berlalu.

Aku meninggalkan perusahaan infestasi yang semula, membuka sebuah perusahaan perdagangan sendiri. Hari ini, aku di kantor sedang sibuk sampai kelabakan. Karena kecelakaan, perusahaan kehilangan sejumlah besar barang dagangan, perputaran dana mengalami kesulitan, tagihan hutang di mana-mana. Baru saja aku meletakan telpon, sekertarisku masuk, berkata ada anak muda yang membuat janji makan siang denganku, tanpa mengangkat kepala aku bertanya siapa, sekertarisku mengambil sebuah gantungan kunci, dan menaruhnya di atas mejaku, melihat gantungan kunci itu aku terbengong, di atasnya ada beruang kaca kecil, di dahi beruang kecil terukir 3 huruf, "Aku yang Terbaik".

Aku teringat, gantungan kunci ini adalah hadiah saat mendekati perpisahan dengan anak muda penyemir sepatu itu 10 tahun lalu.

Saat siang, aku masuk ke dalam hotel, di dekat tempat duduk yang disiapkan dengan baik berdiri seorang muda berpakaian busana barat yang sangat menarik. Sambil tersenymu, dia berjalan ke arahku kemudian membungkuk sebentar. Dari wajahnya, aku hanya sedikit menemukan bayangan anak penyemir sepatu 10 tahun lalu. Saat minum teh, dia mengluarkan selembar cek 5 juta Yuan, dan berkata : "Saya ingin berinfestasi di perusahaan anda, dalam 5 tahun, kembali modal beserta bunganya"

5 juta Yuan, sungguh seperti barah api mendapatkan salju!

Orang mudah itu dengan tersemyum berkata : "10 tahun lalu, anda sudah mengajari saya hidup dengan cara keredit". Mulai dari kotak semir sepatu itu, saya mengumpulkan sedikit demi sedikt. Sekarang saya sudah punya perusahaan sendiri, 5 juta ini saya infestasikan, saya berhak menuntut bunga lebih.

Aku mengangkat kepala, bertanya dia minta berapa, tanpa ekspresi dia menjawab : "1 Yuan."

Aku bersandar pada punggung kursi, di wajahku tersungging senyum, 90 Yuan dibalas 5 juta Yuan, tidak diragukan lagi ini adalah transaksi paling sukes sepanjang karir infestasiku.

SUKSES BUKAN HANYA ANDA MEMPUNYAI BERAPA?
YANG PALING PENTING ADALAH, ANDA MENOLONG ORANG LAIN BERAPA!
BERAPA ORANG YANG TERHARU DAN BERTUMBUH KARENA ANDA.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar